Senin, 02 Desember 2013

Rumah Lampu Batu Paras Jogja

Rumah Lampu di Area Taman Parkir

Rumah lampu taman selain berfungsi melindungi lampu dari cuaca juga dapat dijadikan sebagai salah satu aksen memperindah taman dan menambah berkesan alami dengan cara dibuat dengan menggunakan bahan alami seperi batu alam. Batu paras jogja merupakan salah satu batu yang dapat dibentuk/diukir menjadi rumah lampu.

Rumah Lampu dengan Tutup Pot 
 
Rumah lampu yang terbuat dari batu terdiri dari tiga bagian, yaitu dudukan/alas, badan (biasanya berupa ukiran loster), dan caping/tutup. Pada bagian badan rumah lampu ada yang dibuat dengan mengukir batu utuh berbentuk balok ataupun dapat juga dengan merekatkan empat buah loster sebagai badannya menjadi satu kesatuan. Sedangkan untuk bagian alas dan tutupnya biasanya merupakan batu utuh yang dibentuk.


Rumah Lampu di Area Parkir Tampak Samping

Pada bagian tutup rumah lampu dapat dibuat menyerupai pot ataupun dibuat seperti atap rumah dengan tampahan aksesoris lain seperti ukiran kembang atau gunungan.

 
Rumah Lampu di Area Parkir

Minggu, 01 Desember 2013

Batu Steping 3

Batu yang digunakan untuk jalan setapak biasanya menjaga supaya tanaman tidak terinjak. Batu yang ditempel satu persatu pada adukan mortar ini dapat dikreasikan menjadi berbagai motif, dan juga dapat dikombinasikan susunan batu koral yang ditempelnya. Kalau diamati secara seksama, gambar steping di bawah ini lebih cerah dan mengkilap dibanding steping terdahulu disini dan disini, hal ini disebabkan karena pada steping kali ini telah dilapisi coating batu alam sehingga warna tampak mengkilap.

motif papan catur perpaduan batu alor (hitam) dengan batu kupang (putih)

perpaduan batu merah hati dengan mozaik merah

steping dengan mozaik putih

steping oval dengan batu koral sikat bengkulu
steping batu pancawarna


steping batu kupang putih dengan mozaik merah

steping batu kupang putih dengan mozaik hitam



Relief Batu Paras Jogja

Relief Batu Paras Jogja

Sesuai namanya batu paras jogja berasal dari wilayah Yogyakarta. Batu ini memiliki sifat yang mudah diukir dan direkatkan satu dengan lainnya. Karena kemudahannya itu maka batu ini cocok dibuat seni rupa, berupa patung, relief dua dimensi, dan relief tiga dimensi.
Pembuatan relief dengan batu paras jogja bisa dibuat dengan menggabungkan batu berbentuk persegi berukuran kecil atau dapat berupa batu utuh dengan ukuran besar. Relief umumnya memiliki motif yang berhubungan dengan alam seperti tumbuhan, hewan, keindahan alam, ataupun manusia sesuai dengan keinginan si pemesan.

motif huruf

Relief tiga dimensi merupakan relief yang memiliki ciri khas ukiran seperti memiliki kesan nyata karena detail dibuat semirip bentuk aslinya. Berikut contoh relief tiga dimensi bermotif tanaman anggur.




motif tanaman anggur



motif teratai

motif hewan


Relief dua dimensi merupakan relief yang ukirannya tidak terlalu menonjol keluar dengan bahan batu yang tidak terlalu tebal, contohnya seperti relief bermotif tulisan Gumati di atas.



Taman dengan Kolam Kecil dan Tebing Mini

Taman dengan Kolam Kecil dan Tebing Mini

Proyek taman depan rumah ini dikerjakan selama kurang lebih dua minggu. Meliputi taman depan, kolam air mancur mini, dan taman belakang. Taman depan memiliki luas sekitar 15 m persegi ini ditanam berbagai tanaman seperti kenari, kamboja, hanjuang, pandan bali, pisangan, anting putri, dan tanaman lainnya yang memberikan kesan sejuk.

tampak dari arah carport

tampak dari tangga depan


Beranjak ke arah pintu utama dengan menaiki beberapa anak tangga dari carport, tepat di depannya dibuat sebuah kolam air mancur mini dan tebing mini dengan background pasangan batu karangpilang coklat.

tampak dari arah tangga

 
tampak kolam saat pompa tidak aktif

tampak saat pompa air diaktifkan

Senin, 01 Oktober 2012

Proyek Pagar Rumah

Pagar merupakan komponen rumah yang memiliki fungsi selain sebagai keamanan juga dapat dijadikan komponen pendukung keindahan rumah. Rumah akan terlihat semakin tampak baik dengan pagar yang baik. Pada proyek ini rumah ingin tampak asri dengan pasangan batu alam yang alami (tidak berbentuk kotak-kotak). Batu alam yang digunakan merupakan batu candi acak (random atau tidak beraturan bentuknya) dan pada bagian gapura dipasang batu susun sirih salagedang.


Pada dinding kosong antara pagar teralis dipasang relief batu paras jogja dengan ukiran dedaunan. Mungkin terkesan sederhana tetapi hal ini menambah nilai artistik sebuah pagar.